Proses evakuasi 10 korban tewas longsor di Jalan Raya Batu – Mojokerto berlangsung dramatis. Tim gabungan sebanyak sekitar 150 orang yang melakukan pencarian sejak Jumat pagi (4/3/2025) harus menembus medan sulit.
Lokasi longsor di perbukitan terjal di antara jalan raya yang menghubungkan antara Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto, membuat tim terbagi dua dari sisi utara dan selatan. Dari sisi utara atau dari Kabupaten Mojokerto, tim gabungan dikerahkan dari jalur darat dengan satu alat berat ekskavator, sedangkan dari jalur selatan tim gabungan dari arah Kota Batu juga menerjunkan satu alat ekskavator.
Proses evakuasi berlangsung lama, karena petugas perlu menggali tumpukan material berupa bebatuan, tanah, dan pepohonan, yang nyaris setebal dua meter lebih hingga ke arah jurang. Bahkan di jurang itu satu mobil Innova yang pada Kamis siang (3/4/2025) melintas ditemukan.
Petugas perlu hati-hati dalam memindahkan material dan mengevakuasi korban. Tim dari atas terlebih dahulu membuka jalur dengan mengalihkan aliran air yang berpotensi membuat longsor susulan. Kemudian tim baru bisa bergerak melakukan proses evakuasi longsor.
Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata menyatakan, proses evakuasi korban longsoran dan pembersihan material memang sempat terkendala adanya jalur air dan potensi longsor susulan, meski secara cuaca cerah dan mendukung. Dimana tim gabungan harus mengalihkan jalur air mengantisipasi longsoran susulan dari tebing atas lokasi.