
Pemimpin BNP Tarique Rahman.
Partai oposisi Bangladesh Nationalist Party (BNP) memenangkan pemilihan parlemen Bangladesh dengan kemenangan telak pada Jumat (13/2/2026). Kemenangan BNP ini menempatkan partai itu kembali ke tampuk kekuasaan setelah dua dekade, serta memposisikan pemimpinnya, Tarique Rahman, untuk menjadi perdana menteri baru menggantikan pemerintahan interim saat ini.
Rahman, putra mantan perdana menteri Khaleda Zia dan mantan Presiden Ziaur Rahman yang terbunuh, menghadapi tantangan besar dalam memulihkan stabilitas politik, menghidupkan kembali kepercayaan investor, dan membangun kembali industri-industri utama — termasuk sektor garmen — setelah kekacauan berkepanjangan yang mengikuti runtuhnya pemerintahan mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina pada 2024.
Pemerintahan sementara yang dipimpin oleh peraih Nobel Muhammad Yunus telah berkuasa sejak saat itu.
Hasil ini dipandang sebagai kunci bagi negara berpenduduk 175 juta jiwa setelah berbulan-bulan kerusuhan anti-Hasina yang mematikan, mengganggu kehidupan sehari-hari dan industri, termasuk manufaktur garmen. Bangladesh adalah pengekspor pakaian terbesar kedua di dunia.








